Tokoh
Trending

Mengenal Basuki Hadimuljono, Sosok Menteri Paling Nyentrik

Sumber: Instagram @basuki_hadimuljono

JAKARTA – Siapa yang tidak kenal dengan Menteri Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono atau yang akrab disapa pak Bas.

Sosok Basuki dikenal sebagai seseorang yang gemar bercanda dan menteri yang paling nyentrik di era pemerintahan Jokowi saat ini.

Ia juga merupakan orang yang dianggap profesional dalam bekerja. Selama hampir 40 tahun berkiprah di Kementerian PUPR, Basuki telah tiga kali menjabat sebagai pejabat Eselon I, sebelum kemudian ditunjuk menjadi menteri pada Kabinet Kerja.

Basuki lahir di Surakarta 5 November 1954 sebagai putra keempat dari seorang prajurit TNI Angkatan Darat.

Sebagai anak seorang prajurit, ia tumbuh dan besar dengan berpindah-pindah tempat tinggal karena tuntutan pekerjaan sang ayah.

Walaupun hidup nomaden, tidak menyebabkan kualitas Pendidikan Basuki menjadi buruk. Ia bahkan diketahui sangat fokus dengan pendidikannya.

Pada tahun 1979 Basuki berhasil meraih gelar Sarjana Teknik Geologi dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Kemudian, ia melanjutkan pendidikannya pada program Magister dan Doktor di Teknik Sipil Colorado State University, USA dan mengambil bidang pengairan.

Setelah memperoleh gelar Doktor (Dr) ia kembali ke tanah air dan menjabat sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pekerjaan Umum periode 2005-2007. Kemudian tahun 2012, ia menjabat sebagai Komisaris Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Setelah itu Basuki tercatat menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Umum hingga tahun 2013.

Berikut beberapa prestasi Basuki Hadimuljono selama menjabat sebagai Menteri PUPR seperti dikutip dari laman Kementerian PUPR.

  1. Piagam Penghargaan Pegawai Teladan Departemen Pekerjaan Umum (1995).
  2. Penghargaan Dharma Widya Argya Dalam menyumbangkan Ilmu Pengetahuan untuk Kemanusiaan di Bidang Kebencanaan (2015).
  3. Penghargaan The Asean Federation of Engineering Organization (AFEO) (2016)
    International Lifetime Contribution Award dari Japan Society of Civil Engineering (JSCE) (2017).
  4. Perekayasa Utama Kehormatan (PUK) Bidang Infrastruktur dari Badan Pengkajian Penerapan Teknologi (BPPT) (2017) Ganesha Praja Manggala Bakti Adiutama dari Institut Teknologi Bandung (ITB) (2017).
  5. Penghargaan Tokoh Perubahan dari Republika (2018).
  6. Bintang Bhayangkara Utama dari Kepolisian Republik Indonesia (2018).
  7. Anugrah Herman Johannes Award dari Universitas Gadjah Mada (2018).
  8. 9 Bendungan diselesaikan (Payaseunara, Nipah, Bajulmati, Jatigede, Titab, Rajui, Teritip, Raknamo dan Tanju).
  9. 49 Bendungan kini sedang dikerjakan secara paralel.
  10. Lebih dari 1.000.000 ha rehabilitasi jaringan irigasi
  11. Pembangunan 44.893 unit Rumah Susun (Rusun) di seluruh Indonesia Pembangunan
  12. Penghargaan pemimpin daerah inovatif selama masa krisis pandemi Covid-19 dalam kategori Economic Recovery di ajang Indonesia Award 2021.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button