Basuki Hadimuljono Pamit, PUPR Kehilangan Sosok Inspiratif

JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menangis saat berpamitan pasca dirinya purna tugas sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR).
Pria yang akrab disapa Pak Bas itu tidak bisa membendung air matanya, dan terus dikuatkan oleh orang-orang di sekitarnya. Bahkan ketika memasuki mobilnya, Pak Bas masih menangis sebelum akhirnya meninggalkan Kementerian PUPR.
Suasana haru saat kepergian Basuki ditutup dengan teriakan “We Love You” dari para pegawai dan pejabat eselon 1 Kementerian PUPR.
Sebelumnya, dalam pidatonya di hadapan para pegawai dan jajarannya, Pak Bas mengungkapkan rasa terima kasih serta membagikan kesan dan pesan selama ia menjabat sebagai Menteri PUPR.
Dengan mata berkaca-kaca, Basuki mengenang masa baktinya selama 45 tahun di kementerian tersebut, yang ia anggap sebagai rumah tempatnya bekerja.
“Kami mohon pamit, ini rumah saya, 45 tahun saya bekerja di PUPR, umut saya baru 70 jadi sebagian besar hidup saya di Kementerian PUPR, saat-saat inilah yang sangat saya galaukan,” ucap Basuki.
Pengabdian Menteri PUPR Basuki Hadimuljono selama 45 tahun di Kementerian PUPR pun telah berakhir, termasuk 10 tahun masa jabatannya sebagai Menteri PUPR di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Di momen tersebut, Basuki juga berharap agar para pejabat yang akan melanjutkan tugasnya selalu menjaga nama baik instansi dan bekerja dengan penuh amanah.
Meski tidak masuk Kabinet Merah Putih, Basuki Hadimuljono dikabarkan akan turut melanjutkan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Basuki, yang sebelumnya menjabat sebagai pelaksana tugas Kepala Otorita IKN, mengaku sedang menunggu Keputusan Presiden ihwal pengangkatan dirinya menjadi Kepala Otorita IKN.
“Saya bukan mendahului, tapi menurut Pak Sekneg, Pak Jokowi, saya masih diminta di (Otorita) IKN,” kata Basuki, Senin, 21 Oktober 2024. (yk/dbs)






