Politik

Badan Gizi Nasional Didominasi Purnawirawan TNI

JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, mengumumkan jajaran pejabat Eselon I dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Kamis (31/10/2024).

Menariknya, dari delapan nama dalam struktur, lima di antaranya merupakan purnawirawan militer. Apa alasan Presiden Prabowo Subianto menempatkan banyak eks TNI di Badan Gizi Nasional?

Dadan menjelaskan bahwa kehadiran sejumlah purnawirawan TNI di kursi Eselon I sangat mendukung kelancaran program-program Badan Gizi Nasional. Menurutnya, purnawirawan TNI memiliki pengalaman bekerja dengan tempo yang extra cepat.

“Kenapa kami dibantu oleh para purnawirawan TNI? Ini karena kami harus bekerja ekstra cepat sampai ke wilayah-wilayah dan mereka sudah terbiasa melakukan itu,” jelas Dadan, Kamis (31/10/2024).

Berikut jajaran Badan Gizi Nasional:

  1. Kepala Badan Gizi Nasional: Dadan Hindayana (Akademisi, Dosen Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor)
  2. Wakil Kepala Badan Gizi Nasional: Mayjen Purnawirawan Lodewyk Pusung
  3. Sekretaris Utama Badan Gizi Nasional: Brigjen Purnawirawan Sarwono (Eks Kemhan)
  4. Inspektorat Utama Badan Gizi Nasional: Brigjen Purnawirawan Jimmy Ginting (Pensiun sebagai Inspektur di Kemhan)
  5. Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional: Tigor Pangaribuan (Eks Direktur SDM PT Timah)
  6. Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran Badan Gizi Nasional: Brigjen Purnawirawan Suwardi (Eks Kemhan)
  7. Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional: Nyoto Suwignyo (Eks Deputi Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi di Badan Pangan Nasional)
  8. Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional: Mayjen Purnawirawan Dadang Hendrayudha (Eks Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Kemhan)

Dadan mengatakan bahwa saat ini Badan Gizi Nasional masih dalam proses mengisi jabatan untuk Eselon II dan III. Ia menyampaikan bahwa pihaknya sedang berkoordinasi dengan kementerian lain untuk penempatan posisi tersebut karena harus diisi oleh Aparatur Sipil Negara (ASN)

“Kami dalam waktu dekat, minggu-minggu depan ini akan mengisi personel Eselon II dan Eselon III dan kami sedang intens berkoordinasi dengan kementerian/lembaga lain karena hal ini harus diisi oleh ASN,” kata Dadan.

“Jadi kami sedang berusaha mencari orang yang cocok dan bisa bekerja sama dengan baik,” lanjutnya. (Yk/dbs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button