Parlemen

Komisi III Desak Polri Tindak Judi Online di Kemenkomdigi

Sumber: Instagram @ahmadsahroni88

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta Polri untuk memberantas judi online di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) dengan menangkap semua oknum pegawai yang diduga terindikasi ikut terlibat dalam praktik tersebut.

Sahroni juga mengapresiasi Polri atas penetapan 11 tersangka dalam kasus judi online, termasuk diantaranya beberapa pegawai Kemenkomdigi.

“Tangkap semua yang terindikasi judi online, siapa pun yang ada di Kemenkomdigi. Komisi III akan terus mendukung dan mengawal Polri dalam memberantas judi online,” kata Sahroni, Sabtu (02/11/2024).

Ia mengakui sempat meragukan target Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk memberantas judi online dalam 100 hari kerja. Namun, Polri berhasil membuktikan dalam beberapa hari terakhir dengan sejumlah penangkapan besar.

“Saat Pak Kapolri menetapkan target 100 hari memberantas judi online, jujur saya agak skeptis. Apa bisa kejahatan sebesar ini diselesaikan cepat? Tapi baru beberapa hari, sudah ada penangkapan besar seperti ini,” katanya.

Dia lantas berkata, “Saya sekarang menarik kembali skeptisisme saya dan percaya target 100 hari ini bisa dicapai, apalagi instruksi Presiden kepada Kapolri juga tegas.”

Sebelumnya, Jumat (1/11), Polda Metro Jaya menangkap 11 tersangka kasus judi online yang melibatkan oknum pegawai Kemkomdigi di Kota Bekasi, Jawa Barat.

“Ini 11 orang, beberapa orang diantaranya adalah oknum pegawai Kemkomdigi, antara lain, ada juga staf-staf ahli dari Komdigi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Ade Ary Syam Indradi saat dikonfirmasi di Jakarta.

Kombes Pol. Ade Ary mengungkapkan bahwa pegawai di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan untuk memeriksa dan memblokir situs judi online. Namun, kewenangan tersebut disalahgunakan dengan tidak melakukan pemblokiran pada situs-situs tersebut.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo merespons cepat arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mendukung misi Asta Cita serta program dan kebijakan pemerintah lainnya.

Dalam pernyataan resminya pada Rabu (30/10), Kapolri menyampaikan beberapa poin setelah mengikuti retret Kabinet Merah Putih di Magelang, Jawa Tengah. Ia menekankan pentingnya langkah-langkah untuk mencegah kebocoran keuangan negara.

Selain itu, Sigit menginstruksikan seluruh jajarannya untuk melakukan penegakan hukum yang ketat terhadap isu-isu prioritas pemerintah, seperti judi online, narkoba, dan kegiatan penyelundupan atau impor ilegal. (Pr/dbs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button