Headline

Oleh Soleh Minta Wantannas Tangani Perkembangan LGBTQ yang Semakin Marak

JAKARTA – Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, menyampaikan keprihatinannya terhadap perkembangan LGBTQ di Indonesia yang semakin memprihatinkan. Ia menyoroti adanya aplikasi yang mendukung kelompok LGBTQ.

Hal tersebut disampaikan Oleh Soleh dalam rapat bersama Komisi I DPR RI dan Sesjen Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas), Laksdya TNI T.S.N.B Hutabarat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (14/11/2024).

“Teknologi ini kan bukan hanya judol, bukan hanya pinjol, LGBT juga ada aplikasinya,” kata Oleh Soleh

Ia meminta Wantannas serius dalam menangani fenomena LGBTQ yang semakin marak dan menurunnya angka pernikahan di Indonesia.

“Saya belum melihat ada gerakan konsen soal penanganan LGBTQ ini, belum ada yang kedengaran bersuara keras lantang terkait LGBTQ,” ungkapnya

Oleh Soleh menjelaskan bahwa fenomena LGBTQ dan penurunan angka pernikahan merupakan salah satu dampak dari globalisasi dan pengaruh media sosial.

Ia menyebut bahwa pengaruh budaya negatif ini sangat kuat dan terus meluas secara masif.

“Pengaruh budaya globalisasi media sosial dan juga yang lain, terutama soal perkembangan kehidupan LGBTQ. Juga soal angka pernikahan, pernikahan di Indonesia ini kan semakin hari semakin menurun kan gitu,” ungkapnya.

Politisi PKB itu memberikan contoh dampak negatif dari turunnya angka pernikahan seperti yang terjadi di Korea Selatan (Korsel), di mana hal itu memengaruhi angka kelahiran dan jumlah bayi yang lahir.

“Sementara kalau misalkan kita biarkan ini apa yang terjadi di Korea hari ini sekolah-sekolah kosong. Bangunannya, banyak sekali guru-guru menganggur bahkan kalau gak salah ada berita, mereka menerima anak-anak dari luar negaranya untuk bisa sekolah di Korea,” tutur Oleh Soleh.

Lebih jauh, ia menyatakan bahwa pencapaian Indonesia Emas 2045 harus diiringi dengan moralitas sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, kepribadian anak-anak semakin menurun dalam beberapa waktu terakhir.

“Saya berpandangan bahwa bukan hanya infrastruktur bagus, bangunan bagus, teknologi bagus, tetapi yang paling pokok adalah soal moralitas perilaku,” terangnya.

“Pertanyaannya kenapa budaya kita nggak jaga budaya ketimuran. Saya menginginkan bahwa bahaya ini ya mohon menjadi sebuah perhatian kalau melihat di media bahwa hari ini penurunan keinginan anak-anak untuk menikah itu semakin menurun sekali,” pungkas Oleh Soleh. (Yk/dbs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button