Paslon Jeje-Ronal Fokus pada Materi Debat, Abaikan Hasil Survei

Cirebon – Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat, Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja, tampil dengan balutan busana batik megamendung saat tiba di Hotel Patra, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Sabtu (16/11/2024). Jeje-Ronal mengungkapkan bahwa fokus mereka saat ini adalah pada materi debat, sementara hasil survei dikesampingkan untuk sementara.
Sebelum memasuki ruang debat, Jeje menegaskan bahwa dirinya lebih memikirkan penyampaian visi dan misi sebagai cagub dan cawagub Jawa Barat dibandingkan dengan hasil survei.
“Saya tidak terlalu memikirkan survei nanti naik atau tidak, yang penting malam ini saya menjalani debat. Saya akan mencoba menguraikan kebijakan-kebijakan yang akan diambil membangun Jawa Barat itu yang saya pikirkan,” ujar Jeje Wiradinata, Sabtu (16/11/2024).
“Survei nanti tanggal 27 November, sumber yang sebenarnya survei,” ujar Ronal turut menjawab.
Cawagub Ronal menambahkan, “Hasil survei yang sesungguhnya akan terlihat pada 27 November nanti.”
Dalam kesempatan ini, paslon Jeje-Ronal tampil serasi dengan busana batik. Jeje mengenakan jaket batik merah bermotif megamendung dipadukan dengan celana hitam. Sementara Ronal tampil dengan setelan batik megamendung hitam.
Ronal menjelaskan bahwa pakaian mereka dipilih sesuai dengan tema debat, yaitu sinkronisasi budaya dan industri. Ia juga menyebut pakaian yang dikenakannya adalah hasil dari brand fashion miliknya sendiri, Laulaka, yang berfokus pada produk-produk berbasis budaya lokal.
“Ada salah satu temannya yaitu sub industri budaya, baju yang saya pakai adalah hasil karya saya sendiri. Ini brand fashion saya artinya apa, budaya bisa menjadi industri, budayanya lestari, industrinya bisa menghasilkan keuntungan,” ujar Ronal.
“Brand ini namanya laulaka. Kami memang ciri khasnya selalu klaster Nusantara, ada batik tenun ataupun lurik,” ungkapnya.
“Karena di Cirebon saya mendesain kali ini menggunakan dengan aplikasi dari batik megamendung khas Cirebon,” jelas Ronal.
Ikon Cirebon yang mereka kenakan saat debat, menjadi satu bentuk penghormatannya kepada masyarakat Cirebon. “Untuk menunjukkan penghormatan kepada masyarakat Cirebon,” kata Ronal.
Pasangan nomor urut 2 ini juga menutup pernyataannya dengan memberikan penghormatan kepada masyarakat Cirebon menggunakan bahasa daerah.
“Wong Cirebon, kula Jeje Wiradinata. Kula Ronal Surapradja jeh,” tutup paslon nomor urut 02 itu.



