Waka MPR: Optimalkan Dana Desa Secara Efisien

JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI dari Kelompok DPD, AM. Akbar Supratman, mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan dana desa secara tepat guna dan efisien. Menurutnya, dana desa dapat digunakan untuk membiayai proyek strategis yang mampu mendorong kesejahteraan dan kemajuan desa.
“Dapil saya di Sulawesi Tengah terdapat beberapa wilayah yang sukses memanfaatkan dana desa untuk mengembangkan kawasan desa wisata. Antara lain di Kabupaten Tojo Una-Una dan Tolitoli. Di sana, dana desa dimanfaatkan dengan benar, untuk membangun infrastruktur pendukung desa wisata. Akibatnya, semakin banyak pengunjung yang datang menciptakan peluang lapangan kerja dan penghasilan,” ungkap Akbar dalam keterangannya, Senin (16/12/2024).
Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah berencana meningkatkan alokasi dana desa pada tahun 2025. Dengan penambahan ini, Akbar berharap masyarakat dapat lebih memanfaatkan dana desa untuk mendukung kebutuhan produktif dan meningkatkan kesejahteraan, bukan untuk hal-hal konsumtif. Pernyataan tersebut disampaikannya saat kunjungan kerja di Bali beberapa waktu lalu.
“Dengan adanya rencana penambahan dana desa, berarti pemerintah percaya terhadap upaya-upaya pembangunan yang sudah berjalan selama ini. Tinggal bagaimana masyarakat memanfaatkan dana desa, itu kearah yang lebih positif, untuk kebutuhan produktif, meningkatkan kesejahteraan, bukan untuk urusan konsumtif,” ujar Akbar.
Bagi daerah yang belum berhasil mengoptimalkan pemanfaatan dana desa, Akbar mendorong keterlibatan generasi muda dalam proses pembangunan desa. Ia percaya bahwa partisipasi pemuda dapat memunculkan ide-ide kreatif untuk memanfaatkan potensi lokal dengan lebih baik.
“Memang, dibutuhkan pendidikan atau pelatihan bagi generasi muda, agar memiliki kemampuan dan keterampilan yang lebih segar dalam memberdayakan potensi lokal dengan memanfaatkan dana desa. Saya berharap, pemerintah daerah terus memberikan pelatihan agar pengetahuan dan keterampilan para pemuda semakin meningkat, sehingga mampu membangun desanya melalui dana desa,” tutup Akbar.





