DPR: Peran Pemerintah Kunci Stimulus UMKM

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini, menekankan pentingnya peran pemerintah dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurutnya, masalah seperti permodalan, produksi, pemasaran, dan pengembangan jiwa kewirausahaan masih menjadi tantangan utama bagi UMKM. Dengan dukungan yang memadai, UMKM memiliki potensi besar untuk menggerakkan perekonomian daerah.
“Dapat berkembang dan memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Novita, Rabu (25/12/2024).
Ia menjelaskan bahwa ada sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kapasitas UMKM agar bisa berkembang ke level yang lebih tinggi. Langkah tersebut meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), terutama dalam menguasai teknologi yang mendukung inovasi produk, kemasan, pemasaran, dan manajemen.
Selain itu, perlu dilakukan eksplorasi informasi pasar guna meningkatkan kualitas produk serta memperluas akses terhadap bahan baku melalui jaringan rantai pasok. Penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan juga penting untuk mendorong terciptanya ekonomi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
“Ini adalah kesempatan besar untuk memperkenalkan produk unggulan dan memperluas jaringan pemasaran,” kata dia.
Ia menyampaikan hal tersebut saat melakukan kunjungan kerja masa reses DPR RI dalam acara Gebyar Pesta Rakyat Trenggalek Spesial Natal dan Tahun Baru. Acara tersebut melibatkan 184 UMKM, yang meliputi 34 UMKM lokal binaan berbagai asosiasi dan organisasi, 67 UMKM pedagang kaki lima (PKL), 20 UMKM lokal lainnya, serta 110 UMKM dari luar daerah.
“Saya berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi stimulus bagi pelaku usaha untuk terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” kata dia.





