Wakil Ketua MPR RI: Pemuda Perlu Aktif Berpartisipasi Dalam Pembangunan

JAKARTA – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR RI) Lestari Moerdijat mengatakan bahwa generasi muda perlu aktif berpartisipasi dalam pembangunan dengan menerapkan nilai-nilai gotong-royong, cinta tanah air, persatuan dan kekeluargaan untuk menghadapi beragam tantangan yang semakin kompleks.
“Lanskap persoalan dunia yang semakin kompleks saat ini mendorong kita untuk mau menengok kembali pada nilai-nilai perjuangan pemuda saat Sumpah Pemuda digaungkan pada 1928. Generasi muda harus berperan aktif mengisi kemerdekaan,” kata Lestari, Rabu (23/10/2024).
Menurutnya, pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah perlu menciptakan kebijakan yang mendorong partisipasi aktif publik dalam proses pembangunan, termasuk generasi muda.
Oleh karena itu, ia menekankan bahwa kebijakan pembangunan yang dibuat oleh pemerintah harus melibatkan masyarakat secara luas.
Dia mengatakan bahwa pembangunan yang dilakukan harus benar-benar dapat menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia, termasuk masyarakat di daerah timur seperti Papua.
Sementara itu, Ketua KAMMI Merauke, Ilham Afandi Wahid, berpendapat bahwa pembangunan harus mencakup dua aspek utama, yaitu pembangunan infrastruktur dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Oleh karena itu, ia menekankan bahwa pembangunan di Papua Selatan harus seimbang antara infrastruktur dan pengembangan SDM.
Dia menyatakan bahwa jika ada dana, pembangunan infrastruktur dapat dilakukan dengan mudah. Namun, dengan kualitas sumber daya manusia yang rendah, ketersediaan infrastruktur yang memadai akan sulit dicapai secara berkelanjutan.





