Projo Pertimbangkan Transformasi Jadi Partai Politik, Keputusan Akan Diambil Desember

JAKARTA – Projo, organisasi relawan pendukung Presiden ke-7 RI Joko Widodo, dikabarkan akan bertransformasi dari statusnya saat ini sebagai organisasi Masyarakat (ormas) menjadi partai politik.
Langkah projo kedepannya ingin menjadi partai politik atau tetap sebagai ormas akan di tentukan pada kongres III Projo pada Desember 2024 mendatang.
Sekretaris Jendral (Sekjen) Projo, Handoko mengatakan, kongres Projo nantinya akan jelas apakah organ relawan pendukung Jokowi ini bakal berubah menjadi partai politik atau tidak.
“kita tunggu kongres Projo akhir tahun ini. Semuanya akan jelas disitu,” Kata Handoko, Selasa (29/10/2024)
Handoko mengatakan bahwa menjelang Kongres Projo, jajaran DPP akan melakukan konsolidasi dengan jajaran daerah sambil menyerap aspirasi rakyat. Sebab, Handoko berpandangan bahwa projo akan mendengarkan aspirasi rakyat sebelum mengambil sikap ke depan.
“Ya kita lihat saja nanti, semua kemungkinan bisa saja terjadi. Yang jelas, Projo akan selalu mengikuti kehendak rakyat,” terangnya.
Sebelumnya, Bendahara Umum Projo Panel Barus mengatakan. Organisasinya akan bertansformasi menjadi partai politik jika ada keinginan dari rakyat.
“Projo sikapnya nanti bagaimana rakyat saja inginnya seperti apa. Jadi kita akan ikut apa yang menjadi keinginan rakyat, kalau rakyat menginginkan Projo jadi partai, ya kita harus siap,” ujar Panel
Panel pun tidak menutup kemungkinan bahwa Jokowi bisa saja menjadi ketua umum apabila Projo bertransformasi menjadi partai politik. Menurunya, hal itu sesuai dengan keinginan agar Jokowi memimpin sebuah partai politik setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden.
“Ya kalau Projo kan berulang kali sempat menyampaikan tentang imajinasi Projo. Imajinasi Projo kan ke depan kalau sudah tidak menjadi Presiden, Pak Jokowi sebaiknya memimpin partai politik. Itu imajinasi yang sudah jauh-jauh hari disampaikan,” ungkap Panel.
Sebelumnya, Presiden Ke-7 RI, Joko Widodo juga merepsons soal keinginan perubahan status Projo dari relawan menjadi partai politik. Jokowi menyerahkan keputusan kepada relawan Projo.
“Ya, terserah Projo,” kata Jokowi, Minggu (27/10/2024).
Jokowi mengaku tidak memiliki pesan khusus untuk relawan pendukungnya.
“Enggak, enggak ada,” jelas dia
Seperti diketahui, hingga kini, Jokowi belum memiliki partai politik setelah berkonflik dengan PDI Perjuangan jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Konflik keduanya dipicu sikap Jokowi yang dianggap lebih mendukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024. Padahal, PDI Perjuangan sebagai parpol yang mengantarkan Jokowi sejak menjadi Wali Kota Solo, memiliki calonnya sendiri kala itu, yakni Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. (yk/dbs)






