Wakil Ketua MPR RI Dukung Pemerintahan Prabowo dalam Upaya Memberantas Judi Online

JAKARTA – Publik dikejutkan dengan penangkapan 11 orang, termasuk pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), oleh pihak kepolisian dalam kasus situs judi online. Alih-alih memblokir situs-situs tersebut, pegawai Komdigi malah berperan dalam ‘membina’ situs judi online.
Eddy Soeparno, pimpinan MPR RI dari Fraksi PAN, mengecam tindakan pegawai Komdigi yang seharusnya bertanggung jawab untuk memblokir dan menghapus judi online, tetapi justru terlibat dalam praktik tersebut.
“Kita sedang berperang melawan Judol yang merusak generasi muda dan bahkan banyak yang sampai bunuh diri karena terlilit hutang. Di sisi lain pegawai yang seharusnya menjalankan tugas melawan Judol justru menjadi oknum yang melindungi praktik ini,” kata Eddy, Minggu (3/11/2024).
Eddy Soeparno juga menegaskan dukungannya terhadap komitmen Presiden Prabowo untuk memberantas judi online hingga ke akar-akarnya.
“Presiden Prabowo menegaskan akan mendukung penuh pemberantasan judi online dan bahkan menggunakan terminologi ‘sterilisasi’ di semua level pemerintahan dan stakeholders. Sebagai Pimpinan MPR saya mendukung penuh komitmen ini dan siap menjadi bagian tidak terpisahkan dalam upaya memberantas Judol yang merusak generasi muda,” ujar Eddy.
“Respons Menkomdigi juga sudah disampaikan bahwa Investigasi harus dilakukan secara mendalam dan menyeluruh agar mereka yang terafiliasi dengan Judol bisa langsung dipecat dan bahkan diproses hukum,” lanjutnya.
Sebagai Pimpinan MPR, Eddy berkomitmen akan terus membangun dialog dan kesadaran dengan generasi muda untuk menghindari Judol dan menyalurkan ruang kreativitas dalam bentuk yang lebih positif.
“Salah satu komitmen saya di MPR adalah menjadi jembatan aspirasi generasi muda untuk mewujudkan kebijakan yang mendukung ruang kreativitas mereka. Menghapus dan melawan Judol adalah syarat penting untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 mendatang,” tuturnya. (Pr/dbs)





