Ayah Ronald Tannur Berpotensi Diperiksa, Kejagung Siapkan Langkah

BANDUNG – Kejaksakaan Agung (Kejagung) mulai membuka kemungkinan untuk memeriksa ayah dari Ronald Tannur, Edward Tannur. Langkah ini menjadi sorotan, terutama mengingat peran keluarga dalam mendukung proses hukum yang adil dan transparan.
Pihak kejagung menyatakan masih melakukan kajian untuk menentukan apakah ada keterkaitan atau informasi tambahan yang mungkin dimiliki oleh Ayah Ronald Tannur terkait kasus ini.
Pernyataan tersebut muncul ketika media menanyakan apakah penyidik berencana memeriksa Edward Tannur setelah ibu Ronald Tannur, berinisial MW (Meirizka Widjaja). ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait vonis bebas Ronald.
“Jadi, MW sudah sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kemudian, nanti akan didalami lagi apakah ada pihak lain yang terlibat. Saya sampaikan sekali lagi, siapapun yang terkait dengan perkara korupsi ini nanti akan dimintai keterangan,” kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Abdul Qohar dalam Konferensi pers di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta.
Ia menyampaikan bahwa dalam proses pendalaman tersebut, pihaknya akan menyelidiki sejauh mana keterlibatan pihak-pihak yang diduga terlibat, termasuk Edward Tannur.
“Tidak menutup kemungkinan dalam perkara ini nanti, sepanjang cukup alat bukti, orang yang ikut melakukan perbuatan pidana akan kami mintai pertanggungjawaban,” katanya
Wohar mentakan bahwa Edward Tannur, seorang anggota DPR yang saat ini nonaktif, mengetahui tindakan suap yang dilakukan istrinya bersama pengacara Ronald Tannur yang berinisial LR.
“Berdasarkan keterangan sampai saat ini, dia (edward Tannur) mengetahui kalau istrinya berkomunikasi, berhubungan, minta tolong terkait Ronald Tannur kepada pengacara LR,” kata Qohar.
Namun, Edward Tannur tidak mengetahui persis jumlah uang yang diberikan istrinya kepada pengacara LR.
“Dia tidak tahu jumlahnya karena memang sepertinya yang bersangkutan seorang pengusaha. Jarang di Surabaya,” ungkapnya.
Langkah kejaksaan untuk menelusuri keterlibatan Edward Tannur dan pihak-pihak terkait menjadi sorotan publik yang mengharapkan penegakan hukum tanpa tebang pilih.
Dengan pemeriksaan yang menyeluruh, diharapkan kebenaran dapat terungkap secara objektif, sehingga kasus ini bisa memberikan efek jera dan memperkuat integritas lembaga peradilan. (ka/dbs)






