DPR RI : Pengelolaan Anggaran Infrastruktur Pendidikan Diusulkan ke Kementerian Terkait

JAKARTA – Komisi X DPR RI mendorong pengelolaan anggaran pembangunan infrastruktur pendidikan menjadi wewenang kementerian yang bertanggung jawab di bidang pendidikan, yaitu Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Dalam rapat kerja, Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyatakan bahwa pihaknya mendorong Kemendikdasmen dan Kemendiktisaintek untuk berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait.
“Komisi X mendorong Kemendikdasmen dan Kemendiktisaintek untuk berkoordinasi dengan K/L lain agar anggaran pembangunan infrastruktur pendidikan dapat dikelola kementerian yang membidangi pendidikan,” kata Hetifah, Rabu (7/11/2024).
Hal tersebut merupakan salah satu poin kesimpulan dari rapat itu. Sebelumnya, anggota Komisi X DPR RI Ratih Megasari Singkarru menyampaikan bahwa persoalan sarana dan prasarana pendidikan, terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) masih menjadi masalah yang tidak terselesaikan.
“Ini mohon dapat menjadi perhatian, peningkatan pendidikan di daerah 3T, baik itu dalam bentuk sarana-prasarana sampai sekarang butuh perhatian, apalagi kalau kita bicara sarana-prasarana, banyak teman-teman di Komisi X tidak bisa berbuat banyak,” ujar dia.
Menurut Ratih, keterbatasan Komisi X dalam memperjuangkan sarana dan prasarana pendidikan, khususnya terkait pembangunan fisik, terjadi karena kewenangan tersebut berada di Kementerian Pekerjaan Umum, yang bukan mitra Komisi X.
“Kalau kita bicara fisik pendidikan itu ada di (Kementerian) PUPR,” ujar dia.
Untuk mengatasinya, Ratih berharap kewenangan mengelola anggaran ataupun pelaksanaan pembangunan infrastruktur pendidikan dialihkan pada Kemendikdasmen ataupun Kemendiktisaintek.
“Besar harapan kami, mudah-mudahan terkait yang sifatnya fisik, itu bisa dikembalikan lagi ke leading sektor dunia pendidikan, yaitu ada di Bapak-Bapak (Mendikdasmen dan Mendiktisaintek) semua yang ada di sini,” ujar dia. (Pr/dbs)


