Pemerintah dan Banggar DPR Targetkan Kemiskinan Nol Persen di 2025

JAKARTA – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, menyoroti penurunan jumlah kelompok kelas menengah di Indonesia. Pemerintah bersama Banggar berkomitmen untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem menjadi nol persen pada 2025, dengan target 0,83 persen pada 2024.
Politikus PDIP
“Berdasarkan data jumlah kelompok menengah turun dari 60,3 persen menjadi 51,2 persen, atau berkurang sekitar 9,1 juta jiwa. Penurunan ini menandakan tantangan serius yang perlu diatasi melalui kebijakan ekonomi yang tepat,” kata politikus PDIP ini saat rapat kerja bersama tujuh Kemenko pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (2/12/2024).
Said juga menekankan pentingnya fokus alokasi anggaran pada pembangunan infrastruktur strategis dan efisiensi subsidi untuk masyarakat. Salah satu contoh adalah subsidi pupuk yang kini diberikan langsung kepada petani, bukan melalui perusahaan.
“Subsidi pupuk, misalnya, kini dialihkan langsung kepada petani, bukan lagi melalui perusahaan. Langkah ini dinilai lebih efektif untuk memastikan bantuan tepat sasaran, meningkatkan produktivitas petani, dan mendukung ketahanan pangan nasional,” ucapnya.
Ia berharap kebijakan tersebut dapat memulihkan daya beli masyarakat, mengurangi beban hidup, dan mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.
“Kelompok menengah kita turun signifikan, ini tantangan besar. Kami perlu memastikan integrasi kebijakan yang mampu meningkatkan daya beli masyarakat,” ujar Said.





